Dalam grafik dapat dilihat ada dua gelombang besar kasus di Sulut, yakni bulan Juli sampai dengan Agustus 2020.
Kemudian melandai di bulan September dan Oktober. Terjadinya penurunan ini disebabkan karena protokol kesehatan sudah menjadi bagian dari gaya hidup bermasyarakat di Sulut sehingga transmisi bisa ditekan.
"Tetapi kemudian mulai meningkat lagi dan mencapai puncak pada Desember 2020 dan Januari 2021. Peningkatan ini dikontribusikan oleh tahapan Pilkada seperti halnya terjadi juga di seluruh Indonesia yang kemudian diikuti dengan masa liburan hari raya," ujar Dandel.
Setelahnya sampai hari ini pelandaian telah terjadi. Pelandaian ini sangat dipengaruhi oleh menurunnya jumlah swab RT PCR yang diambil selama bulan Februari dan Maret 2021.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 rupanya mempengaruhi performa testing dan tracing, karena perhatian petugas tersita untuk membangun sistem vaksinasi di seluruh layanan kesehatan.