Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengoptimalkan kemampuan personel dan peralatan pendukung.
Polisi juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada tim SAR agar proses pencarian di zona bencana dapat berjalan maksimal.
“Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan,” katanya.
Pencarian sempat dihentikan sementara pada siang hari untuk memberi waktu istirahat kepada personel dan anjing pelacak K9. Sejak pagi, mereka telah menyisir medan berat di kawasan yang terdampak galodo.
Setelah istirahat, tim SAR gabungan dijadwalkan kembali menyisir titik yang telah ditandai berdasarkan hasil deteksi K9. Area tersebut menjadi fokus pencarian untuk mengetahui keberadaan Agusral yang hingga kini belum ditemukan.
Setiap temuan di lapangan akan digunakan tim untuk mempersempit wilayah pencarian. Selain K9, tim juga akan memanfaatkan Radar Lidik Jiwa untuk membantu mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah material timbunan.