Bencana Banjir Pesisir Selatan, Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 14 Hari

Rus Akbar
Pemkab Pesisir Selatan memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir selama 14 hari ke depan. (Foto: Ist)

"Bersama-sama pemerintah pusat, provinsi memulihkan akses transportasi yang terganggu sehingga mobilisasi barang dan jasa serta bantuan pulih," ucapnya.

Mawardi menjelaskan, selama perpanjangan masa tanggap darurat ini terus dilakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Dapur umum tetap dibuka untuk warga yang masih berada di tenda pengungsian di Kecamatan Sutera, Kecamatan Koto XI Tarusan maupun Kecamatan IV Jurai.

Kemudian tim tanggap bencana mengupayakan pembukaan akses yang rusak serta mencari lokasi relokasi korban bencana alam. Yang diutamakan rumah tertimbun longsor dan yang berada di zona rawan banjir serta longsor.

Sementara atas instruksi Bupati Rusma Yul Anwar, jajaran menghitung dampak bencana, berupa kerugian terhadap aset negara maupun harta benda masyarakat, baik itu fasilitas umum yang rusak segera diperbaiki.

“Sementara harta benda masyarakat, baik rumah, lahan pertanian, perkebunan, perikanan sedang dilakukan pendataan untuk segera dilakukan verifikasi,” ujarnya.

Data sementara BPBD Pesisir Selatan, akibat bencana alam ini ada 489 rumah mengalami rusak berat. Rumah yang paling banyak rusak di Kecamatan Sutera sebanyak 127 unit. Lalu Kecamatan Linggo Sari Baganti 115 unit. Kecamatan Koto XI Tarusan 86 unit, Kecamatan Lengayang 83 unit, Kecamatan IV Jurai 49 unit, Kecamatan Batang Kapas 20 unit dan delapan unit di beberapa titik kecamatan lainnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal