DPO Tewas Ditembak, Polda Sumbar Akan Koreksi Seluruh Anggota 

Antara
Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardianto (Antara)

PADANG, iNews.id - Polda Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan koreksi ke seluruh anggotanya. Hal ini dilakukan agar kejadian penembakan yang mengakibatkan seorang DPO meninggal tidak terulang kembali.

"Kami akan mengoreksi anggota Polri bagaimana bertindak profesional dan proporsional dalam menangani kasus yang ada," kata Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardianto, Kamis (4/2/2021).

Edi menambahkan, penggunaan senjata oleh anggota Polri, syarat utamanya anggota harus memiliki izin. Agar izin penggunaan senjata api keluar, Edi menjelaskan bahwa anggota Polri harus mengikuti tes psikologi dan itu berlaku bagi seluruh anggota kepolisian.

"Selain izin anggota yang diberikan senjata api diutamakan yang memiliki keahlian dalam penggunaannya," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
14 jam lalu

Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

8 jam lalu

Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Digerebek, 2 Operator Alat Berat Ditangkap

18 jam lalu

Pelantikan Oknum Perwira Polda Sumbar Ditunda, Kasusnya Naik ke Sidang Kode Etik

2 hari lalu

Olah TKP Bentrokan di Bangkalan, Polisi Temukan Sejumlah Selongsong Peluru dan Sajam

2 hari lalu

Kronologi Bentrokan di Bangkalan, Berawal Teguran Parkir Mobil hingga Berujung Penembakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal