DPO Tewas Ditembak, Polda Sumbar Akan Koreksi Seluruh Anggota 

Antara
Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardianto (Antara)

PADANG, iNews.id - Polda Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan koreksi ke seluruh anggotanya. Hal ini dilakukan agar kejadian penembakan yang mengakibatkan seorang DPO meninggal tidak terulang kembali.

"Kami akan mengoreksi anggota Polri bagaimana bertindak profesional dan proporsional dalam menangani kasus yang ada," kata Wakapolda Sumbar Brigjen Edi Mardianto, Kamis (4/2/2021).

Edi menambahkan, penggunaan senjata oleh anggota Polri, syarat utamanya anggota harus memiliki izin. Agar izin penggunaan senjata api keluar, Edi menjelaskan bahwa anggota Polri harus mengikuti tes psikologi dan itu berlaku bagi seluruh anggota kepolisian.

"Selain izin anggota yang diberikan senjata api diutamakan yang memiliki keahlian dalam penggunaannya," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Babak Baru Kasus Kematian Winda Gowasa Mantan Istri Polisi, Kejari Medan Terima SPDP

2 hari lalu

Pilu! Dokter Hewan asal Sikka Korban Penembakan KKB Tinggalkan Anak 5 Tahun

2 hari lalu

Polisi Pertebal Keamanan usai Insiden 3 ASN Ditembak Mati KKB di Jayawijaya

2 hari lalu

Jejak Keji 2 Anggota KKB Anak Buah Egianus Kogoya Penembak 3 ASN di Jayawijaya

2 hari lalu

Polisi Buru 8 Pelaku Penembakan ASN Jayawijaya, 50 Personel Tambahan Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal