Erupsi Gunung Marapi Tewaskan 23 Pendaki, BKSDA Terancam Pidana jika Terbukti Lalai

Budi Sunandar
Tim evakuasi korban Gunung Marapi, Sumatera Barat. Polda akan memanggil BKSDA terkait insiden 23 pendaki tewas. (Foto: Istimewa).

Pelaksana harian (Plh) Kepala BKSDA Sumbar, Dian Indriati menjelaskan, alasan dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Marapi karena telah mendapat dukungan dari pihak terkait. 

“Pendakian gunung api di Indonesia memang diberlakukan level II (Waspada). Contoh Gunung Bromo, Kerinci, Rijani. Pendakian dibolehkan asalkan memiliki mitigasi dan adaptasi bencana,” paparnya.

Menurut Dian, setiap jalur pendakian di Gunung Marapi juga memiliki SOP. 

“Para pendaki yang melakukan pendakian di Gunung Marapi hanya diperbolehkan pada siang hari, tidak diperbolehlan mendaki pada malam hari,” katanya.

Kemudian, kata Dian, para pendaki tidak boleh mendekati kawah, minimal dalam melakukan pendakian berjumlah tiga orang. Selain itu, untuk tanggap darurat terdapat Posko Siaga Nagari yang diperuntukan ketika terjadi keadaan darurat. 

“Pada setiap jalur pendakian ada rambu penunjuk lokasi rute lintas alam dan juga asuransi,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
28 hari lalu

Abu Vulkanik Gunung Marapi Selimuti Jalur Padang Panjang-Bukittinggi

28 hari lalu

Gunung Marapi Erupsi, Hujan Abu Vulkanik Guyur Agam dan Tanah Datar

29 hari lalu

Gunung Marapi Erupsi, Hujan Abu Vulkanik Guyur Tanah Datar

1 bulan lalu

Gunung Marapi Erupsi Luncurkan Lava Pijar dan Kolom Abu 2.000 Meter

3 bulan lalu

Hancur Diterjang Bencana, Jembatan Merah Putih di Padang Pariaman Diresmikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal