Alasannya, bonus yang dijanjikan Pemprov Sumbar dipastikan bisa menutup sisa utang dari pengadaan fasilitas gym yang sedang dirintis.
"Medali emas Papua ini sepadan lah dengan pengorbanan yang saya buat. Mudah-mudahan bisa menutupi gym," katanya.
Untuk merealisasikan obsesi itu, Iwan kembali dihadapkan pada persoalan finansial yang lain. Kebutuhan dana untuk persiapan PON dia takar berkisar Rp20 juta lebih per bulan.
Sebenarnya upaya melobi pengurus cabang demi ongkos perjalanan bisa dia lakukan, tapi prinsip hidup Iwan untuk tidak mengemis pada siapa pun begitu kuat sehingga pilihan itu urung dilakukan.
"Saya tidak mau mengemis. Mungkin ini jalan satu-satunya. Saya menggadaikan mobil Honda CRV saya Rp100 juta untuk persiapan selama dua bulan PON Papua," kata Iwan.