Menurut dia salah satu solusi, kampanye bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi komunikasi salah satunyaa dengan media sosial.
“Selain itu, walaupun diadakan kampanye terbuka saat ini kemungkinan besar masyarakat juga tidak akan mau datang karena waspada tertular virus,” kata dia.
Amnasmen melanjutkan, pihaknya merencanakan akan memulai tahapan Pilkada Sumbar 2020 pada 15 Juni 2020 dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk meminimalkan risiko penularan virus Covid-19.