Rugi saat Libur Akhir Tahun, Pengusaha Hotel dan Restoran Sumbar Minta Ini ke Pemda

Antara
Hotel di Sumbar yang ditutup akibat Covid-19 (Antara)

PADANG, iNews.id - Pemerintah daerah di Sumatera Barat (Sumbar) diminta tidak membuat kebijakan yang mendadak terkait pembatasan kerumunan. Permintaan ini datang dari pengusaha yang tergabung di Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)Sumbar.

Ketua PHRI Sumbar Maulana Yusran mengatakan, dia mencontohkan ketika pemerintah membatasi kerumunan di masa liburan akhir tahun 2020. Bisnisnya merugi karena adanya pembatasan itu..

"Kami menyayangkan kebijakan yang diambil di menit terakhir seperti itu yang mengakibatkan kerugian, harusnya pemerintah memiliki kebijakan yang konsisten," kata Maulana Yusran, Kamis (7/1/2021).

Maulana menambahkan, saat akhir tahun 2020 banyak orang yang sudah berencana libur ke Sumbar untuk menggantikan libur lebaran Idul Fitri yang tertunda akibat pandemi Covid-19.

"Mereka sudah merencanakan liburan dan memesan hotel dan lainnya namun tiba-tiba kebijakan tersebut keluar dan jelas merugikan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
6 hari lalu

Wanita Ditemukan Tewas di Bak Kamar Mandi Hotel, 2 HP dan Motor Korban Hilang

13 hari lalu

Kronologi Bocah Tewas Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Sedang Sarapan

13 hari lalu

Bocah 3 Tahun Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 5 Hotel di Samarinda, Orang Tua Histeris

19 hari lalu

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung, Sampel Makanan Diperiksa

22 hari lalu

Pilu Ibu Korban Ledakan di Pakuwon City Surabaya: Anak Saya Baru Kerja Kena Musibah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal