Tato Mentawai dan Dayak, Jadi Jati Diri dan Penerang Jalan menuju Keabadian setelah Meninggal

Pratitis Nur Kanariyati
Tato Mentawai tertua di dunia (Foto: Instagram/matasulu)

3. Tato Moi

Kabupaten Sorong, Papua Barat memiliki suku bernama Moi. Pada zaman Neolitikum, Suku Moi telah melakukan seni rajah tubuh. Motif tato yang digunakan oleh Suku Moi adalah geometris dan garis-garis melingkar disertai dengan titik-titik berbentuk segitiga kerucut atau tridiagonal. 

Tato suku Moi (Foto: Antara)

Bagian tubuh yang sering dijadikan objek tato adalah dada, pipi, kelopak mata, betis, pinggul, dan punggung. Sementara itu, untuk bahan pembuat tato adalah arang halus (yak kibi) hasil pembakaran kayu yang dicampur getah pohon langsat (loum). 

Kemudian, duri pohon sagu atau tulang ikan dicelupkan ke dalam ramuan getah langsat dan arang yang selanjutnya ditusukkan pada bagian tubuh dengan membentuk motif tato tradisional. Bagi Suku Moi, tato merupakan hiasan tubuh dan identitas diri warga suku Moi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Tanya Realisasi Dayak Center di IKN

7 bulan lalu

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Melawi Kalbar, 1.027 KK Terdampak

11 bulan lalu

Tradisi Weh-Wehan di Kaliwungu Kendal, Lebaran Maulud yang Dinanti Warga

1 tahun lalu

Tradisi Unik Jelang HUT RI di Dobangsan Kulonprogo, Warga Pasang 1.000 Bendera Merah Putih

1 tahun lalu

Kronologi Kapal Cepat Bupati Mentawai Terbakar di Pelabuhan Bungus, ABK Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal