Tato Mentawai dan Dayak, Jadi Jati Diri dan Penerang Jalan menuju Keabadian setelah Meninggal

Pratitis Nur Kanariyati
Tato Mentawai tertua di dunia (Foto: Instagram/matasulu)
Tato Mentawai. Metode tato tertua di dunia dari Mentawai. (Foto: Instagram xave94sakeletuk)

Setelah itu, duri atau jarum dicelupkan pada tinta dan ditusukkan pada lapisan kulit membentuk rupa-rupa motif. Tato dapat diberikan pada bagian mata kaki, jari, dada rusuk, leher, hingga pipi.

Masyarakat Suku Mentawai menganggap tato tersebut merupakan busana abadi yang dapat dibawa mati. Tato Mentawai memiliki makna tersendiri. 

Tato itu berfungsi untuk menunjukkan jati diri dan perbedaan status sosial dalam masyarakat. Objek seperti batu, hewan, dan tumbuhan dalam tradisi orang Mentawai harus diabadikan di tubuh mereka.

2. Tato Dayak

Tato Dayak merupakan tato yang berasal dari Suku Dayak, Kalimantan. Seorang perajin seni tato Dayak, David Christian, mengungkapkan bahwa alat yang digunakan untuk membuat lubang kecil dalam tubuh adalah duri pohon jeruk atau salak. 

Kemudian duri tersebut dioleskan pada tinta jelaga yang telah dicampur dengan madu. Madu dipakai untuk meminimalisasi infeksi pada kulit. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 bulan lalu

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Tanya Realisasi Dayak Center di IKN

7 bulan lalu

Banjir Rendam 4 Kecamatan di Melawi Kalbar, 1.027 KK Terdampak

11 bulan lalu

Tradisi Weh-Wehan di Kaliwungu Kendal, Lebaran Maulud yang Dinanti Warga

12 bulan lalu

Tradisi Unik Jelang HUT RI di Dobangsan Kulonprogo, Warga Pasang 1.000 Bendera Merah Putih

1 tahun lalu

Kronologi Kapal Cepat Bupati Mentawai Terbakar di Pelabuhan Bungus, ABK Panik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal