PADANG, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat lulusan sarjana atau S1 perguruan tinggi mendominasi angka pengangguran terbukaSumbar. Setidaknya mencapai 8,07 persen dari total angkatan kerja 2,81 juta orang.
"Salah satu penyebab tingginya pengangguran sarjana karena ada penawaran tenaga kerja yang tidak terserap terutama pada tingkat pendidikan tinggi," kata Kepala BPS Sumbar Pitono di Padang, Jumat (8/5/2020).
Pitono menambahkan, mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja sehingga lebih mudah terserap lapangan kerja.
Menurut dia, angkatan kerja adalah penduduk berusia 15 tahun atau lebih yang bekerja, atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja. Sedangkan penganggur terbuka adalah masyarakat yang tidak punya pekerjaan dan mencari pekerjaan.
“Atau sedang mempersiapkan usaha, atau tidak mencari kerja karena merasa tidak mungkin mendapatkannya serta mereka yang sudah punya pekerjaan tapi belum mulai bekerja,” kata dia.