“Entah itu untuk pengembangan cabang-cabang olahraga atlet lokal ataupun menggelar event olahraga internasional di sini,” ujarnya.
Erick menyebutkan, sejumlah venue yang berstandar internasional seperti bowling, menembak, dayung, panjat tebing maupun sepakbola sudah diakui dunia internasional. Dengan memperbanyak event internasional, akan menambah pengalaman atlet Indonesia dan menutup biaya pengelolaan venue yang tidak murah.
Selain venue olahraga, menurut Erick Thohir, Palembang juga bisa memadukannya dengan paket wisata. Misalnya, dengan program petualang muda, paket jalan-jalan untuk anak muda mengenal dan memperkenalkan kekayaan alam dan budaya. “Akan semakin banyak orang wisata ke Palembang,” paparnya.
Apalagi, Indonesia kini telah resmi mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Salah satu penilaian agar terpilih menjadi tuan rumah event itu dengan memperbanyak kegiatan olahraga internasional di Indonesia.
“Dalam waktu ke depan ada Moto GP tahun 2021 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dan FIBA World Cup 2023 di Jakarta. Palembang bisa saja dengan cabang olahraga lain mengajukan diri menjadi tuan rumah event internasional,” katanya.