Heboh! Peretasan Dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

Riyan Rizki Roshali
Polda Sumsel saat ekspose kasus peretasan dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih dengan kerugian hampir Rp1 miliar. (Foto: Ist)

Aksi peretasan ini dilakukan dalam dua tahap. Pada 17 Desember 2025, pelaku pertama kali berhasil membobol sistem dan menarik dana BOS sebesar Rp344.802.770.

Kemudian pada 20 Januari 2026, sindikat kembali beraksi. Mereka menguras dana sebesar Rp598.000.000 dari total dana masuk Rp637.500.000.

Doni menjelaskan bahwa metode yang digunakan pelaku adalah brute force.

“Para tersangka melakukan percobaan menebak username dan password secara berulang dan masif hingga berhasil menjebol sistem SIBOS. Begitu mendapat akses, pelaku langsung memindahkan dana pendidikan tersebut ke sejumlah rekening penampung yang sudah disiapkan,” katanya.

Polda Sumsel memastikan pengembangan kasus masih terus berjalan. Dua pelaku lainnya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kami masih memburu dua pelaku lain dalam jaringan ini yang kini telah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Kasus ini adalah atensi prioritas karena mereka merampas dana yang seharusnya digunakan untuk masa depan pendidikan anak-anak kita," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pemuda asal Sumsel yang Retas Data Polsek Setiabudi Jaksel

57 tahun lalu

Hacker Bjorka Kembali Retas Data Pribadi, Komisi I DPR: Ini Alarm Keras Buat Pemerintah

57 tahun lalu

Pemuda asal Sumsel Retas Data Polsek Setiabudi Jaksel, Mengaku Polisi

57 tahun lalu

Komplotan Judi Online di Jakbar Belajar Retas Situs Pemerintah secara Autodidak

57 tahun lalu

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba dari 25 Kasus, Nilainya Tembus Rp2,29 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal