Kapal Selam KRI Nanggala-402 Belum Ditemukan, Ini Penjelasan Eks Perwira US Navy

Muhaimin
KRI Nanggala-402 masih dalam pencarian. (Foto: Ist)

WASHINGTON, iNews.id Kapal SelamKRI Nanggala-402 yang membawa 53 awak masih dalam pencarian hingga Sabtu (24/4/2021). Mantan perwira kapal selam AL Amerika Serikat (US Navy) mengungkap penyebab kapal selam Indonesia itu sulit ditemukan.

KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali sejak hari Rabu lalu. Pencarian hari ini, yang melibatkan aset-aset militer sejumlah negara, memasuki hari keempat. Kapal selam, sebagai aset yang terendam di dalam laut, bisa jadi sulit ditemukan ketika terjadi kesalahan.

Bryan Clark, mantan perwira kapal selam Angkatan Laut AS, memandu Business Insider melalui apa yang dapat membuat penemuan kapal selam TNI AL itu begitu menantang.

"Kapal selam dirancang agar sulit ditemukan, yang bermasalah ketika salah satu tenggelam atau jatuh," kata Clark.

Menurutnya, kapal selam dibangun untuk secara diam-diam menyusup ke perairan musuh, dekat dengan dan melibatkan aset Angkatan Laut musuh, menembaki target darat dengan rudal jelajah dan balistik, dan bahkan memasukkan pasukan rahasia ke dalam wilayah musuh dari posisi terendam yang dilindungi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Siapkan Siapkan Rp3,15 Triliun untuk Penukaran Uang di Sumsel

57 tahun lalu

Walhi Sebut Konflik Agraria di Sumsel Masih Tinggi

57 tahun lalu

BMKG Sebut Wilayah Sumsel Merah Mudah Terbakar

57 tahun lalu

Satgas Karhutla Tingkatkan Patroli di Kawasan Hutan dan Gambut Sumsel

57 tahun lalu

Harga Cabai di OKU Sumsel Turun Drastis, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal