Kapal Selam KRI Nanggala-402 Belum Ditemukan, Ini Penjelasan Eks Perwira US Navy

Muhaimin
KRI Nanggala-402 masih dalam pencarian. (Foto: Ist)

anpa ping yang mengganggu atau suara bising lainnya, tim pencarian dan penyelamatan dibatasi untuk menggunakan sonar aktif, mempersempit pemindaian dan memperpanjang waktu yang diperlukan untuk mencari suatu area.

Sementara sonar pasif melibatkan pendengaran suara yang datang dari objek di laut, sonar aktif mengacu pada suara ping dari objek di laut dan mendengarkan gema.

Angkatan Laut Indonesia menetapkan bahwa kapal selam tersebut menghilang di perairan utara pulau Bali. Tim pencari menemukan tumpahan minyak di awal pencarian mereka, mempersempit area yang diduga tempat kapal Nanggala-402 hilang kontak.

Di area umum ini, unit pencarian mendeteksi objek dengan "resonansi magnet yang kuat" yang mungkin berasal dari kapal selam yang hilang

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Siapkan Siapkan Rp3,15 Triliun untuk Penukaran Uang di Sumsel

57 tahun lalu

Walhi Sebut Konflik Agraria di Sumsel Masih Tinggi

57 tahun lalu

BMKG Sebut Wilayah Sumsel Merah Mudah Terbakar

57 tahun lalu

Satgas Karhutla Tingkatkan Patroli di Kawasan Hutan dan Gambut Sumsel

57 tahun lalu

Harga Cabai di OKU Sumsel Turun Drastis, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal