"Motifnya adalah ekonomi atau keuntungan, karena masa pandemi Covid-19 sekarang ini tidak menyurutkan para kurir dan bandar untuk menjual narkoba," katanya.
Sementara itu, salah satu kurir bernama Tiwarno mengaku dirinya tergiur dengan upah puluhan juta rupiah yang dijanjikan untuk setiap jasa pengiriman sabu,.
"Dijanjikan Rp10 juta untuk membawa sabu dengan jasa travel Palembang-Pali," kata Tiwarno.