Pakaian Adat Sumatera Selatan, Simbol Kemewahan dan Kebesaran

Berli Zulkanedi
Pakaian Adat Sumatera Selatan. (Foto: southsumatratourism)

Atribut Aesan Gede dan Pak Sangkong memiliki kemiripan. Hanya saja untuk Aesan Gede identik dengan kemewahan, sementara Pak Sangkong keanggunan.

Pembesar pada zaman dahulu atau pengantin pria saat ini mengenakan songket lepus sulam emas yang dipadukan dengan jubah motif bunga emas, selempang dan celana. Hiasan kepala memakai songkok emas.

Sementara itu, pengantin perempuan memakai baju kurung atau dodot berwarna merah bermotif taburan bintang emas. Hiasan kepala berupa mahkota pak sangko, teratai penutup dada, serta kain songket bersulam emas.

Pak Sangkong dilengkapi mahkota atau hiasan kepala yang dipakai di kepala bagian kening. Pada mahkota terdapat motif hias bunga teratai dan setangkai bunga mawar, serta motif dasar berbentuk lingkaran.

Bunga teratai merupakan simbol dari kesucian. Bunga mawar adalah simbol dari kekeluargaan, juga matahari dan bulan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bobol 26 Mesin ATM di Sumsel, 3 Pelaku Terpaksa Ditembak Polisi

57 tahun lalu

BPOM Sita 7.536 Produk Kosmetik Berbahaya dari 4 Daerah di Sumsel

57 tahun lalu

Ekspor Batu Bara Sumsel Turun 4,5 Persen

57 tahun lalu

Sejumlah Wilayah di Sumsel Diprediksi Hujan, BMKG: Waspada Potensi Banjir

57 tahun lalu

Rugikan Bank di Sumsel Ratusan Juta, 3 Pria Lampung Ditembak Polisi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal