Selamatkan Sumsel dari Bencana, Ini Pesan Untuk Pemda

Antara
Ilustrasi bencana yang sering menimpa jalur Lahat - Pagaralam, Sumsel. (Foto: Dok/iNews.id)

PALEMBANG, iNews.id - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Selatan meminta pemerintah daerah di Sumsel mematuhi rencana tata ruang wilayah (RTRW). Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi terutama banjir dan tanah longsor pada setiap musim hujan.

Direktur Eksekutif Walhi Sumsel, Hairul Sobri mengatakan, RTRW di suatu daerah sudah ada penghitungan daya dukung maupun tampungnya, jangan diabaikan, perlu disiplin tinggi dalam mematuhinya karena jika tidak dapat menjadi pemicu bencana-bencana hidrometeorologi.

"Penataan ruang di Sumsel perlu diatur lebih tegas, sehingga bisa dihindari pembangunan yang tidak sesuai dengan RTRW. Selain itu diharapkan mampu menampung perkembangan pembangunan di daerah ke depannya," ujarnya, Jumat (12/3/2021).

Menurut dia, rencana tata ruang wilayah di Sumsel rutin dikeluarkan oleh pemerintah daerah termasuk peta kerawanan bencananya. Mengenai daya dukung dan daya tampung, dampak lingkungan, jasa ekosistem, efisiensi penggunaan sumber daya alam (SDA), kerentanan dan adaptasi, serta ketahanan keanekaragaman hayati sudah menjadi pertimbangan dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

"Permasalahannya, tidak banyak kabupaten/kota di Sumsel yang menerapkan KLHS tersebut, sehingga bencana-bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor selalu terjadi pada setiap musim hujan atau ketika hujan turun cukup deras pada musim kemarau sekalipun," kata Sobri.

Sementara sebelumnya Gubernur Sumsel, Herman Deru meminta kepada para bupati dan wali kota untuk mematuhi RTRW dalam melakukan pembangunan daerah agar bisa dicegah terjadinya bencana hidrometeorologi.

"Masyarakat juga diminta selalu menjaga lingkungan dan kelestarian daerah aliran sungai (DAS) serta kearifan lokal yang sudah dibangun oleh nenek moyang," ujarnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah 6.421, Sumsel Sumbang 33 Orang

57 tahun lalu

Aktivis Sebut Banyak Gadis di Sumsel Alami Kekerasan Dalam Pacaran

57 tahun lalu

Sumsel Mulai Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan, Cek Wilayahnya

57 tahun lalu

Kasus Corona B117 Ditemukan di Sumsel, Ini yang Dilakukan Dinkes

57 tahun lalu

Bangub Sumsel Prioritas Benahi Desa Tertinggal di Mura dan Muratara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal