Kehadiran pojok baca di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggunakan.
Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana mengatakan, pihaknya menyambut baik upaya pihak pengelola Bandara SMB II Palembang yang menyiapkan pojok baca sebagai salah satu upaya mendukung Pemprov Sumsel dalam meningkatkan pelayanan perpustakaan.
"Ini juga bertujuan untuk meningkatkan jasa bandara. Selain itu, sasarannya memang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam industri 4.0 saat ini," katanya.
Dijelaskannya, sarana dan prasarana Pocadi SMB II menyediakan akses layanan berbasis digital dan manual. Untuk layanan digital akan terintegrasi dengan website dinas perpustakaan provinsi.
"Kita juga menyediakan 300 buku yang bisa digunklan masyarakat untuk mambaca. Pocadi SMB II juga disediakan fasilitas listrik dan internet gratis," ucapnya.
Di lain pihak, Executive General Manager Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang, Tommy Ariesdianto mengatakan, Pocadi merupakan salah satu cara edukasi masyarakat dalam menggunakan teknologi komunikasi.
"Pojok baca digital menggugah semangat dan minat baca kita untuk meningkatkan budaya literasi. Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumsel dan Indonesia," katanya.