Sejak kecil, anak pertama dari 12 bersaudara itu telah menekuni membaca Al-Qur'an. Awalnya, ayahandanya yang memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran. Ayahnya sangat keras dalam mendidik agama, khususnya Al-Qur'an dan salat.
Bahkan, ayahnya tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan salat. Keluarganya pun dikenal sebagai keluarga yang religius. Di Madinah, Ali memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, dia dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.
Lama-kelamaan Ali menyadari bahwa apa yang dijalaninya itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia 11 tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Qur'an.
Beberapa waktu lalu, Ali mendapatkan musibah. Dia ditusuk oleh orang yang tidak dikenal saat berceramah di Masjid Falahuddin, Sukajawa, Bandar Lampung, 13 September 2020 lalu.
Dia mengalami luka tusuk bagian kanan. Adapun tersangkanya adalah Alfin Andrian, kelahiran 1 April 1996 yang sempat berhasil diamankan.