Terjadi Lagi, Pendukung Penghina Nabi Muhammad Tewas Dibunuh Secara Brutal

Muhaimin
Ahli kimia India tewas dibunuh usai membagikan dukungan ke penghina Nabi Muhammad. (Foto: Ist)

Menurut seorang petugas polisi yang dikutip oleh kantor berita PTI, "Kolhe mengelola sebuah toko medis di kota Amravati. Dia diduga membagikan sebuah postingan di beberapa grup WhatsApp untuk mendukung Nupur Sharma atas komentarnya. Dia bahkan membagikan postingan tersebut di grup WhatsApp di di mana beberapa Muslim juga menjadi anggota, termasuk pelanggannya." 

Pada tanggal 21 Juni, ketika Kolhe dalam perjalanan kembali dari tokonya, dia diadang sekitar pukul 22.00 malam oleh dua pria yang mengendarai sepeda motor yang membunuhnya dengan menggorok lehernya. Putra dan istrinya yang berusia 27 tahun menemaninya dengan kendaraan yang berbeda.

Dalam 12 hari sejak pembunuhan itu, polisi menangkap enam orang, tetapi belum mengaitkannya dengan komentar Nupur Sharma. "Para tersangka telah memberi tahu kami bahwa mereka membunuhnya karena apa yang dia posting tentang Nupur Sharma," kata perwira polisi senior Vikram Sali, seperti dikutip NDTV, Minggu (3/7/2022). 

Tushar Bhartiya, seorang pemimpin BJP di distrik Amravati, mengatakan, "Ini terjadi pada tanggal 21 [Juni]. Seandainya dilaporkan secara luas pada tanggal 22, [penjahit Udaipur] Kanhaiya [Lal] tidak akan terbunuh." Nupur Sharma, yang pernyataannya tentang Nabi Muhammad menyebabkan protes nasional dan kecaman global, telah diskors oleh BJP bulan lalu.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi India Tangkap Dalang Pemenggalan Kepala Pria Hindu terkait Penistaan Nabi Muhammad

57 tahun lalu

Pengadilan Kecam Politikus Penghina Nabi: Lidahmu Membakar Seluruh India

57 tahun lalu

India Blokir Internet Usai Seorang Warga Hindu Dipenggal Kepalanya

57 tahun lalu

Pria di India Dipenggal terkait Penghinaan Nabi Muhammad, Pemerintah Blokir Internet

57 tahun lalu

Mengerikan, Penjaga Toko Beragama Hindu di India Tewas dengan Kepala Dipenggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal