1 Pembunuh ASN di Nias Utara Menyerahkan Diri, Curhat ke Kakek Langsung Dijemput Polisi

Irman Jaya Lase
Jonirman Tafonao
1 Pembunuh ASN di Nias Utara Menyerahkan Diri (Foto: Dok Polres Nias Selatan)

MEDAN, iNews.id - Satu pembunuh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nias Utara berinisial HZ akhirnya menyerahkan diri. Pelaku pun dijemput polisi di rumah kakeknya.

Kapolres Nias Selatan AKBP Reinhard H Nainggolan mengatakan, pelaku menyerahkan diri usai melihat berita gelar perkara pada Jumat (28/10/2022). Dalam gelar perkara itu ditampilkan rekan pelaku.

“Tersangka tersebut adalah inisial HZ, yang menyerahkan diri setelah mendengar pers rilis pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022 di Mapolres Nias Selatan,” kata Reinhard, Minggu (31/10/2022).

Reinhard menjelaskan, pembunuhan itu dilakukan HZ bersama dua orang rekannya, yakni DN dan B. Seusai melakukan aksi kejinya, tersangka HZ sempat melarikan diri menuju kediaman kakeknya di Medan beberapa waktu lalu.

“Sebelumnya tersangka HZ berada di rumah kakeknya di Medan, setelah melarikan diri, seusai melakukan pembunuhan terhadap korban bersama dua tersangka lainnya yaitu DN dan B,” ucapnya.

Kepada petugas, HZ mengaku gelisah usai melihat konpres polisi. Dia pun mengaku kepada orang tuanya yang berada di Gido, Kabupaten Nias melalui panggilan seluler akan menyerahkan diri.

“Namun setelah mendengar dan melihat pers rilis dari Kapolres Nias Selatan, di media sosial, facebook, tersangka HZ kemudian berniat untuk menyerahkan diri dan kemudian menelepon orang tuanya di kampung bahwa HZ akan menyerahkan diri ke Polres Nias Selatan,” ucap Reinhard.

Kemudian, kakeknya pun berinisiatif agar menghubungi Polres Nias Selatan agar menjemput cucunya yang telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.

“Kakek tersangka HZ kemudian menghubungi orang tuanya dan berkoordinasi dengan Polres Nias untuk keberangkatan tersangka HZ dari Medan ke Gunung Sitoli,” ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.000 Lebih ASN di Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Viral Terduga Pembunuh Wanita ASN Bangkalan, Kuasa Hukum Sebut Pelaku Masih Diburu Polisi

57 tahun lalu

Kisah Hasrianti Guru ASN di Baubau Tetap Mengajar demi Murid meski 6 Tahun Tak Digaji

57 tahun lalu

Wali Kota Tidore Umumkan Pemotongan TPP, Apel ASN dan PPPK Berubah Ricuh

57 tahun lalu

BNPP Dorong Hidup Sehat ASN Lewat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal