"Di mana, tujuan dari program itu diharapkan dapat menjadi pengikat tekad maupun semangat. Serta penegasan untuk setia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI," jelas Indra Kesuma.
Apresiasi juga diberikan seluruh pegawai Lapas Kelas II B Padangsidimpuan yang sukses membina warga binaan untuk kembali setia pada NKRI.
"Sebagai pegawai Lapas, sudah jadi tanggungjawab dan amanah untuk membentuk kesadaran berbangsa dan bernegara bagi setiap warga binaan," ucapnya.
Indra berpesan dalam mewujudkan kesadaran berbangsa dan bernegara setiap pegawai harus tetap bisa menjaga suasana keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Pegawai lapas harus bisa menjadi perekat bagi setiap elemen khususnya untuk warga binaan sehingga bangsa Indonesia akan menjadi kuat.
Kepada dua orang warga binaan terpidana terorisme, Indra Kesuma menyampaikan, agar dapat menjadi agen perubahan yang membantu pemerintah dalam memberantas paham radikalisme. Mereka juga diminta berperan aktif ke masyarakat untuk menangkap paham-paham radikal.
"Kiranya, momentum ini dapat dijadikan penyemangat bagi warga binaan kita untuk komitmen menjaga kesetiaan kepada NKRI. Sehingga bisa menjadi manfaat nantinya bagi masyarakat luas," ucapnya.