2.000 Ekor Babi di Medan dan Deliserdang Mati Mendadak, Peternak Merugi

Ahmad Ridwan Nasution
Ribuan ternak babi milik warga mati mendadak di Medan dan Deliserdang diduga akibat virus ASF. (Foto : iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

Heri meminta pemerintah kabupaten dan provinsi untuk menyediakan vaksin agar kematian ternak babi dapat diantisipasi. Dia juga meminta agar babi-babi yang terjangkit virus dibeli pemerintah dan dimusnahkan. 

"Pemda atau Pemprov Sumut harus membuat satu kebijakan, membeli babi-babi yang terpapar virus di masyarakat ataupun peternak. Dibeli sama pemerintah dan dimusnahkan, supaya jangan mutar-mutar itu penyakit," ujarnya.

Sementara Kabid Kesehatan Dinas Ketapang dan Peternakan Sumut Tesra Ananta mengatakan, sudah memberikan langkah-langkah pencegahan, salah satunya dengan membuat surat edaran.

"Begitu menerima laporan, kami sudah bergerak dengan membuat surat edaran untuk lebih siap dengan penyakit ASF ini," katanya

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bareskrim Gerebek Kampung Narkoba di Deliserdang, Puluhan Orang Ditangkap

6 hari lalu

17 Siswa SD di Medan Muntah Usai Santap MBG, Guru Panik

16 hari lalu

2 Pelaku Jambret HP Wanita Pemesan Ojol di Medan Ditembak usai Lawan Petugas

24 hari lalu

Gembong Curanmor 20 TKP di Medan Ditembak Polisi usai Coba Kabur

25 hari lalu

DJ di Medan Ditangkap Bawa 100 Vape Narkoba, Polisi Buru 2 Pemasok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal