2.000 Ekor Babi di Medan dan Deliserdang Mati Mendadak, Peternak Merugi

Ahmad Ridwan Nasution
Ribuan ternak babi milik warga mati mendadak di Medan dan Deliserdang diduga akibat virus ASF. (Foto : iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

Heri meminta pemerintah kabupaten dan provinsi untuk menyediakan vaksin agar kematian ternak babi dapat diantisipasi. Dia juga meminta agar babi-babi yang terjangkit virus dibeli pemerintah dan dimusnahkan. 

"Pemda atau Pemprov Sumut harus membuat satu kebijakan, membeli babi-babi yang terpapar virus di masyarakat ataupun peternak. Dibeli sama pemerintah dan dimusnahkan, supaya jangan mutar-mutar itu penyakit," ujarnya.

Sementara Kabid Kesehatan Dinas Ketapang dan Peternakan Sumut Tesra Ananta mengatakan, sudah memberikan langkah-langkah pencegahan, salah satunya dengan membuat surat edaran.

"Begitu menerima laporan, kami sudah bergerak dengan membuat surat edaran untuk lebih siap dengan penyakit ASF ini," katanya

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

DJ Perempuan Ternama di Medan Ditangkap Polisi, Diduga Jual Vape Narkoba

6 hari lalu

Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029

9 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dalam Pod di Kafe Medan, 3 Remaja Ditangkap

19 hari lalu

Peternak Merugi, 15.000 Ayam Dibagikan Gratis di Kendal hingga Jadi Rebutan Warga

20 hari lalu

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Sungai Denai, Diduga Tewas Tersengat Alat Setrum Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal