2.000 Ekor Babi di Medan dan Deliserdang Mati Mendadak, Peternak Merugi

Ahmad Ridwan Nasution
Ribuan ternak babi milik warga mati mendadak di Medan dan Deliserdang diduga akibat virus ASF. (Foto : iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Sedikitnya 2.000 ekor babimati mendadak di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Kematian ribuan ternak ini diduga karena penyakit flu babi.

Ketua Gerakan Peternak Babi Indonesia (PBI) Heri Ginting mengatakan, akibat kejadian ini para peternak merugi hingga miliaran.

"Kematian ribuan babi ini menyebabkan peternak mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp8 miliar," ujarnya, Rabu (30/11/2022).

Dia mengatakan, babi yang mati kebanyakan memiliki ciri-ciri terkena virus African Swine Fever (ASF). Ternak babi mengalami demam dan tidak mau makan, kemudian mati mendadak. Dari seluruh babi yang mati, kebanyakan menyerang indukan.

"Babi indukan milik saya 15 ekor mati dalam sepekan terakhir ini," ucapnya.

Menurutnya, ribuan ternak babi mati mendadak sejak September 2022. Kondisi ini sangat merugikan peternak, apalagi permintaan daging babi meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru 2023. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

DJ Perempuan Ternama di Medan Ditangkap Polisi, Diduga Jual Vape Narkoba

6 hari lalu

Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029

9 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dalam Pod di Kafe Medan, 3 Remaja Ditangkap

19 hari lalu

Peternak Merugi, 15.000 Ayam Dibagikan Gratis di Kendal hingga Jadi Rebutan Warga

20 hari lalu

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Sungai Denai, Diduga Tewas Tersengat Alat Setrum Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal