Menurut AKBP Rafli, pemasangan CCTV dilakukan para pelaku untuk mendeteksi kedatangan aparat. Dengan sistem tersebut, pelaku dapat melarikan diri sebelum dilakukan penindakan.
Untuk mencegah lokasi kembali digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba, petugas kemudian membongkar dan membakar seluruh bangunan barak narkoba tersebut.
Lokasi tersebut kini berada dalam pengawasan ketat petugas. Satresnarkoba Polrestabes Medan memastikan operasi pemberantasan narkoba akan terus dilakukan apabila ditemukan kembali aktivitas serupa.