Cerita Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan Yang Diculik dan Dianiaya Usai Pleno

Stepanus Purba
Ilustrasi penganiayaa. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Anggota DPRD Kota Medan Boydo HK Panjaitan buka suara atas peristiwa penculikan dan penganiayaan yang dialaminya. Dia mengaku mendapat kekerasan fisik dan intimidasi dari para pelaku.

Boydo menceritakan, kejadian itu dialaminya saat hendak meninggalkan Hotel Gran Inna Medan, yang menjadi lokasi Rapat Pleno Terbuka KPU Medan untuk tingkat kota, Jumat (10/5/2019).

“Saya dicegat saat hendak meninggalkan hotel. Dipaksa naik mobil, diintimidasi dan dianiaya," ujarnya, Selasa (14/5/2019).

Kemudian Boydo dibawa ke sebuah lahan kosong. Di lokasi itu, penganiayaan pun berlanjut. Dia dikeluarkan dari dalam mobil kemudian dipukul seorang oknum caleg dan beberapa orang lainnya.

“Saya memang dipukul di bagian pipi dan kening. Di kepala belakang ada hampir 4 kali," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Sang Ibu, Keluarga Lapor Polisi

57 tahun lalu

Tragedi Pesta Nikah di Purwakarta, Tuan Rumah Tewas Dianiaya Preman gegara Miras

57 tahun lalu

Pilu! Pedagang Es Gabus Kini Dipecat usai Viral Dianiaya Aparat karena Dituding Jual Es Spons

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal