Deretan Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal

Tika Vidya Utami
Ilustrasi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal. (Foto: djpk.kemenkeu.go.id)

Selain itu, Bali juga pernah dihantam gempa bumi berkekuatan 6,5 SR pada 1976. Peristiwa tersebut terekam dalam cerita rakyat, yang mengisahkan bagaimana Bukit Umanyar konon awalnya tidak berada di dekat laut. 

Cerita tersebut mengisahkan, dulu kala bukit itu berjalan menuju laut. Hingga akhirnya seorang yang memelihara bebek tersentak serta berteriak, “Bukit Umanyar berjalan menuju laut!”

Perihal kebencanaan di Bali tidak hanya terdapat di cerita lisan saja, namun juga terdapat pada lontar Asta Kosala Kosali dan Asta Bumi. Pada naskah tersebut, pesisir pantai tidak dianjurkan menjadi kawasan permukiman, kecuali untuk pelabuhan.

4. Teteu Amusiast Loga

Masyarakat Mentawai mempunyai mitigasi bencana dengan kearifan lokal. Mereka memiliki lagu berjudul Teteu Amusiast Loga. Lagu tersebut sering dinyanyikan oleh anak-anak ketika bermain.

Lagu Teteu Amusiast Loga ini layaknya early warning system yang bersifat kultural bagi masyarakat Mentawai. Lagu tersebut mengingatkan masyarakat Mentawai akan bahaya gempa bumi. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Harmoni Rasa Nusantara: Ketika Kekayaan Kuliner Indonesia Bertemu dalam Sentuhan Modern

19 hari lalu

Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

1 bulan lalu

Doa Rabu Wekasan 2026 Lengkap dengan Artinya agar Dijauhkan dari Bencana

6 bulan lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

8 bulan lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal