Diduga Stres, Tukang Becak Tewas Tabrakkan Diri ke Kereta BBM

Dharma Setiawan
Dua orang petugas mencari potongan tubuh korban di sekitar rel kereta api di Pematangsiantar. (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

PEMATANGSIANTAR, iNews.id - Diduga stres lantaran penyakit yang tak kunjung sembuh, seorang tukang becak motor (bemor) tanpa identitas ditemukan tewas bunuh diri di Pematangsiantar, Sumatera Utara. Korban nekat melompat ke kereta pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) Senin (11/12/2017), dini hari.

Sening siang, petugas kereta api Pematangsiantar, mendatangi lokasi ditemukannya korban di perlintasan kereta di Jalan Ahmad Yani, Pematangsiantar. Petugas mencari potongan tubuh korban yang masih berceceran di sekitar rel. Satu per satu potongan tubuh yang masih berserakan itu, dikumpulkan. Korban diketahui bunuh diri degan cara melompat ke arah kereta pengangkut BBM sekitar pukul 04.00 dini hari tadi.

Renata Boru Siahaan, seorang saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, beberapa saat sebelum kejadian, korban terlihat mondar-mandir di pinggiran rel. Sebelumnya warga melihat korban dan becak motornya parkir di dekat perlintasan kereta api.

Setelah tak terlihat ternyata korban malah melompat ke kereta pengangkut BBM. Kereta asal Siantar menuju Medan itu langsung melindas dan menyeret tubuh korban sejauh 20 meter. Korban pun tewas seketika dengan kondisi mengenaskan. Tangan kiri korban putus dan isi perutnya terburai.

“Pukul 02.00 pagi, korban datang ke sini. Tapi dia berhenti di pos depan palang perlintasan kereta. Awalnya korban hanya tidur di atas becaknya. Saya pikir tidak akan ada apa-apa. Sekitar pukul 04.00 datang kereta. Tak lama sudah ramai di sekitar situ katanya ada orang bunuh diri,” ucap Renata.
 
Menurut Renata, korban memang terlihat seperti orang yang sedang sakit keras. Saat berpapasan dengan korban, Renata mengaku melihat korban sementara mengalami sesak napas. “Kayaknya dia memang sakit itu. Kayak susah bernapas pas saya perhatikan. Mungkin itu sebabnya korban nekat bunuh diri,” ujarnya.

Saat ini, jasad korban berada di instalasi jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Jasamen Saragih Pematangsiantar. Petugas kesulitan mengidentifikasi korban lantaran saat ditemukan, korban tidak memiliki tanda pengenal sama sekali. Kasus bunuh diri ini kini sudah ditangani pihak Polsek Siantar Timur. Polisi masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
18 jam lalu

FiberStar Perkuat Ekosistem Solusi Digital Terintegrasi di Sumut

15 jam lalu

Diancam Parang, Dokter di Dairi Dirampok di Tempat Praktik

3 hari lalu

Pengamat Sebut Kunjungan Wapres Gibran ke Sumut Urai Sumbatan Lintas Kementerian Pascabencana

4 hari lalu

Terimbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 20 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Dibatalkan

6 hari lalu

Wapres Gibran Datang ke SMAN 1 Barus Tapteng, Pastikan Pemulihan Pendidikan Pascabencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal