Dugaan Suap Wali Kota Medan, Gubernur Sumut: Mari Kita Doakan Dzulmi Eldin

Sadam Husin
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, di Kota Medan. (Foto: iNews/Sadam Husin).

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, mengaku prihatin dengan kasus yang menjerat Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Sebab pihaknya sudah sering kali mengingatkan agar para kepala daerah menjauhi urusan-urusan yang berbau suap atau tindak korupsi.

Edy kemudian meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Nantinya, proses penyelidikan KPK tentu membuktikan porsi kesalahan Wali Kota Dzulmi serta jajarannya yang kini menjadi tersangka.

"Mari kita doakan beliau supaya mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapinya ini," kata Edy kepada wartawan di Kota Medan, Kamis (17/10/2019).

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, meminta agar jajaran kepala dinas dan pihak-pihak terkait lainnya bersikap terbuka serta kooperatif ke penyidik KPK. Mereka diminta dapat menyampaikan keterangan yang sejujurnya ke pihak KPK dan jangan berusaha menghindari petugas.

"Berikan keterangan apa adanya kepada KPK agar tidak menyulitkan penyelidikan," ujar Akhyar.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diamankan petugas KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Medan, Sumut, Selasa (15/10/2019) malam. Dia diduga telah menerima suap sebesar Rp20 juta setiap bulannya dari jajaran kepala dinas di lingkungan Pemkot Medan.

Selain Dzulmi, KPK juga menetapkan tiga orang tersangka. Yakni, Kepala Dinas PUPR Kota Medan, Isa Ansyari dan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
16 hari lalu

Profil Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang Terjaring OTT KPK di Jakarta

16 hari lalu

Bupati Boltara Kena OTT KPK Kasus Proyek Jalan, Uang Ratusan Juta Rupiah Disita

16 hari lalu

Bupati Boltara Sirajudin Lasena Kena OTT KPK di Jakarta, Kasus Apa?

1 bulan lalu

Mahasiswa Unsoed Demo Gedung Rektorat, Desak Evaluasi Total usai OTT KPK

2 bulan lalu

Profil Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Dosen Berprestasi yang Terjaring OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal