Edy Rahmayadi Minta Maaf terkait Rapid Test Pakai Alat Bekas di Bandara Kualanamu

Wahyudi Aulia Siregar
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta maaf terkait layanan rapid test Antigen Covid-19 di Bandara Internasional Kualanamu yang diduga menggunakan peralatan bekas. Hal ini membuat masyarakat resah. 

Edy mengaku sebagai kepala daerah dirinya lalai melakukan tugas pengawasan atas layanan yang dikelola PT Kimia Farma Diagnostika itu.  

"Saya minta maaf, itu kelengahan saya. Saya pikir semua orang sudah melakukan tugasnya dengan baik. Tapi ada orang yang menyelewengkan wewenang tersebut," ujar Edy, Rabu (28/4/2021).

Edy menyebutkan, di tengah kondisi pandemi Covid-19, petugas seharusnya bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, bukan malah mengambil kesempatan dengan mendaur ulang alat pendeteksi Covid-19 itu.

"Saya minta kepada pihak kepolisian agar para pelaku diberikan tindakan tegas agar memberikan efek jera," katanya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 hari lalu

Terimbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, 20 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Dibatalkan

11 hari lalu

Bandara Kualanamu Ditutup Imbas Erupsi Gunung Sinabung, 51 Penerbangan Dibatalkan

11 hari lalu

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Sinabung Selimuti Bandara Kualanamu, 21 Penerbangan Dibatalkan

3 bulan lalu

Imigrasi Medan Deportasi 8 WNA China, Diduga Kerja Jadi Fotografer hingga MUA

5 bulan lalu

Diiringi Lantunan Azan, Kloter Pertama Calon Haji Sumut Dilepas ke Tanah Suci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal