Dia mengaku tidak mengenal korban maupun mengetahui pasti kronologi sebelum kejadian.
Sementara itu, petugas RSUD Padangsidimpuan, Ahmad Fauzi Siregar mengatakan korban diduga jatuh setelah melompati pagar pembatas di lantai empat rumah sakit.
"Korban diduga melompat dari pembatas tembok setinggi 1,5 meter di lantai empat. Korban ini merupakan keluarga dari pasien yang sedang menjalani perawatan di sini," kata Ahmad.
Petugas rumah sakit sempat memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun kondisi korban saat tiba di IGD sudah kritis akibat luka parah yang dialaminya.
Kurang dari 20 menit setelah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Seusai kejadian, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.
Hingga kini, penyebab pasti dan motif di balik kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Kasusnya sudah ditangani oleh Polres Padangsidimpuan. Untuk mengetahui lebih jelas apa penyebab atau motif korban melompat, bisa langsung menanyakan kepada pihak kepolisian," ucapnya.