Ini Motif Pasangan Suami Istri Bunuh Karyawati Bank Syariah di Tapteng

Stepanus Purba
Antara
Petugas Polres Tapteng mengevakuasi jenazah korban Santi Devi Malau (26), karyawati salah satu bank syariah di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, Jumat (14/5/2019). (Foto: iNews/Raymond)

TAPANULI TENGAH, iNews.id – Motif pembunuhan Santi Devi Malau (26), karyawati salah satu bank syariah di Kota Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), terungkap. Pasangan suami istri (pasutri) yang juga satu kos dengan korban tega membunuhnya karena desakan kebutuhan ekonomi.

“Pasangan suami istri berinisial DP dan NN membunuh Santi Devi Malau (26), karena kebutuhan ekonomi pelaku,” kata Kapolres Tapteng AKBP Sukamat ketika dikonfirmasi, Selasa malam (18/6/2019).

Kapolres mengatakan, pelaku laki-laki awalnya bekerja sebagai penjaga warnet, namun sudah dipecat. Sementara isterinya menjadi pelayan di warung ayam penyet.

“Saat kejadian itu, pelaku membawa lari ponsel milik korban dan juga tasnya yang diduga berisi uang. Kedua pelaku adalah teman satu kos korban,” ujar Sukamat.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat mengatakan, kedua pelaku ditangkap berkat kerja keras dari aparat kepolisian. Pascapenemuan jenazah korban, dirinya memerintahkan anak buahnya untuk terus menyelidiki kasus tersebut serta mengumpulkan informasi sekecil apapun.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pembunuhan di Ogan Ilir, Ayah Tewas saat Lerai Anak yang Diduga Menyerang Kades

3 hari lalu

Sopir Taksi Online di Sumedang Sempat Video Call dengan Anak sebelum Ditemukan Tewas Terkubur

5 hari lalu

Pria di Labura Ditemukan Tewas Leher Tersayat, Diduga Dipicu Persoalan Asmara Sesama Jenis 

7 hari lalu

Rekonstruksi Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Kuningan, Mayat Dibuang ke Sumur

9 hari lalu

Cemburu Berujung Maut, Suami di Cianjur Bunuh Istri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal