KPK Periksa 5 Pejabat terkait Korupsi Bupati Labuhanbatu Utara Khairuddin Syah

Fachrizal
Kantor Bupati Labuhanbatu Utara. (Foto: iNews/Fachrizal)

LABUHANBATU UTARA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima pejabat terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Khairuddin Syah Sitorus. Saat ini, bupati telah ditetapkan tersangka dan ditahan KPK di Jakarta.

Pemeriksaan kelima pejabat tersebut dilakukan di Aula Mapolres Asahan, Rabu (11/11/2020). Kelimanya yakni, HS Sekda Kabupaten Labuhanbatu Utara, SF Kadis Pemadam Kebakaran, HW Kepala Dinas Perhubungan, MI mantan Kabag Umum Labuhanbatu Utara dan LH ASN Pemko Medan.

Mereka diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengembangan operasi tangkap tangan yang melibatkan pejabat Kementerian Keuangan Yahya Purnomo pada Dana Alokasi Khusus (DAK) pada RAPBN 2018.

Saat diminta keterangan, kelima pejabat tersebut enggan berkomentar kepada wartawan. Mereka memilih bungkam usai menjalani pemeriksaan dan hanya berlalu meninggalkan awak media.

Sementara itu, kondisi Kantor Bupati Labuhanbatu Utara tampak sepi. Begitu juga di Rumah Dinas Bupati hanya terlihat mobil dinas yang terparkir tanpa ada penjagaan ketat.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Labuhanbatu Utara periode 2016-2021 Khairuddin Syah Sitorus alias Buyung sebagai tersangka korupsi pengurusan DAK APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labuanbatu Utara. Selain Khairuddin, KPK juga menetapkan mantan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Puji Suhartono sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 hari lalu

OTT Bupati Boltara Sirajudin Lasena, KPK Tangkap 14 Orang di 3 Wilayah

9 hari lalu

Anggota DPRD Muara Enim Hera Elyana Diperiksa KPK, Kasus Apa?

14 hari lalu

Eks Jubir KPK Johan Budi Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

27 hari lalu

Geledah Disdikbud Bogor, KPK Angkut 2 Koper Kasus Potong Upah Pegawai Rp1,5 Miliar

29 hari lalu

Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Ditahan KPK usai Diperiksa 7,5 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal