KPK Segel Kantor Bupati dan Dinas PUPR Pakpak Bharat, ASN Pulang

Stepanus Purba
Harapan Jaya Manik
Gerbang Kantor Bupati Pakpak Bharat, Sumut, disegel oleh tim penyidik KPK. Akibatnya, para ASN tidak bisa bekerja. (Foto: IST)

SALAK,iNews.id – Setelah operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pakpak BharatRemigo Yolando Berutu, pada Minggu (18/11/2018) dini hari, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel kantor bupati dan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Kompleks Perkantoran Sindeka, Salak.

Informasi yang dihimpun, kedua kantor tersebut disegel oleh tim penyidik KPK sejak Minggu (18/11/2018) malam. Akibatnya, para Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak dapat beraktivitas sebagaimana bisasanya, Senin (19/11/2018).

Sejumlah ASN tampak memilih untuk kembali ke rumah setelah melihat pintu gerbang masuk ke kantornya masih dipasangi segel dari KPK. “Enggak bisa masuk karena masih ada segel dari tim KPK di gerbang kantor,” kata salah seorang ASN di Pemkab Pakpak Bharat yang tidak mau menyebutkan namanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pakpak Bharat Sonni Berutu  berharap agar KPK segera menuntaskan penyidikan masalah hukum yang menjerat Bupati Remigo Yolando Batubara. Sebab, aktivitas pemerintahan saat ini terganggu setelah KPK menyegel kantor bupati dan Kantor Dinas PUPR Pakpak Bharat.

“Kami harapkan aparat penegak hukum bisa barangkali secepat mungkin untuk bisa menyelesaikan apa yang mereka butuhkan dari OPD (organisasi perangkat daerah) ataupun dari kantor-kantor yang disegel. Hal ini agar kantor tersebut kembali dapat melayani masyarakat,” kata Sonni.

KPK menahan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda ‎Berutu ‎di Rutan Gedung Lama KPK di Kavling C1, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Remigo ditahan karena kasus dugaan suap terkait pengurusan sejumlah proyek di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Selain Remigo, lembaga antirasuah juga menahan Pelaksana tugas (Plt) Kepla Dinas PUPR Pakpak Bharat David Anderson Karosekali dan pihak swasta Hendriko Sembiring. David saat ini dititipkan ke Rutan Pomdam Jaya Guntur, sedangkan Hendriko di Rutan K4 belakang Gedung Merah Putih KPK.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
8 hari lalu

Sekda Banyumas Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Unsoed

10 hari lalu

KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Seorang Perempuan Turut Dibawa

10 hari lalu

KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Pegawai yang Hendak Pulang Dicek Barang Bawaannya

11 hari lalu

Minta Maaf Usai Ditahan KPK, Bupati Bolmut: Doakan Saya Fokus Jalani Proses Hukum

1 bulan lalu

Geledah Rektorat Unsoed, KPK Sita Barang dan Dokumen 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal