Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara

Antara
Ilustrasi TNI-Polri. (Foto: Istimewa)

Kapolsek AKP Ramot kemudian menelepon agar didatangkan satu unit alat berat crane untuk mengevakuasi truk fuso tersebut. Saat keempatnya kembali mengatur arus lalu lintas dengan memberlakukan satu arah, meluncur satu unit Avanza hitam mengambil jalur kanan yang berlawanan.

Melihat hal itu, AKP Ramot menghampiri mobil tersebut dan menanyakan tujuannya hendak ke mana. Namun seorang penumpang mobil berpakaian tentara turun dan menuding Kapolsek berlaku tidak sopan serta menampar wajahnya.

Mengalami perlakuan kasar tersebut, AKP Ramot berupaya menjelaskan personelnya dan masyarakat sudah lelah mengatur lalu lintas. Namun hal tersebut justru semakin memicu kemarahan oknum tentara tersebut.

Kemarahannya coba diredam anggota Polsek Pahae Jae. Mereka menarik dan mengamankan oknum tersebut karena sudah dikejar massa.

Selanjutnya pada pukul 13.30 WIB, sejumlah personel TNI Kompi Senapan A Yonif 123 Rajawali Lapo Gambiri mendatangi lokasi dengan membawa senjata laras panjang, aspak, double stik dan sangkur. Mereka langsung mengejar dan memukuli personel Polsek Pahae Jae yang ada di lokasi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

126 Personel Polres Bantul Naik Pangkat, 13 Anggota Masuki Masa Purna Tugas

57 tahun lalu

Polri Bentuk Polresta Baru di IKN, Dipimpin AKBP Supriyanto

57 tahun lalu

Polres Lombok Tengah Naik Status Jadi Polresta, Mandalika Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berakhir Bentrok, Massa Robohkan Gerbang

57 tahun lalu

Duduk Perkara Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal