Kronologi Pembunuhan Anggota Ormas di Medan, Dikarungi Diikat Pemberat lalu Dibuang ke Laut

Wahyudi Aulia Siregar
Ilustrasi, Ditreskrimum Polda Sumut mengungkap kronologi penculikan dan pembunuhan terhadap SSL (35), anggota ormas asal Medan Maimun, Kota Medan. (Foto: Istimewa).

Korban, kata dia kemudian dibawa ke Bireuen, Aceh, tempat pelaku lain telah menunggu. Di lokasi tersebut, jasad korban dibungkus karung, diikat dengan batu pemberat lalu diangkut menggunakan perahu ke tengah laut Pante Rheng, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen untuk dibuang.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan istri korban, Pipit Widari, pada 25 April 2025. Tim Jatanras Ditreskrimum melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil menangkap tujuh pelaku di sejumlah lokasi, termasuk Langsa (Aceh Timur) dan pintu tol Helvet, Medan. Para tersangka yang diamankan adalah M, AFP, SP, ZI, II, A dan AB. Sementara Iskandar Daut masih buron.

“Identitasnya sudah diketahui, cepat atau lambat pelaku pasti ditangkap. Kami imbau pelaku segera menyerahkan diri,” katanya.

Barang bukti yang disita meliputi mobil Honda Civic, sepeda motor, senjata tajam, pakaian pelaku, dan telepon genggam. Para tersangka dijerat Pasal 328 KUHP tentang penculikan dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

“Pengungkapan ini membuktikan komitmen Polda Sumut memberantas tindak kejahatan berat, meski pelaku berusaha melarikan diri lintas provinsi,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Polda Sumut Buru Iskandar Daut Otak Pembunuhan Anggota Ormas di Medan

1 tahun lalu

Anggota Ormas di Medan Dibunuh lalu Dibuang ke Laut,  7 Pelaku Ditangkap

3 hari lalu

Dwi Bagus Tersangka Pembunuhan Istri Siri dan Anak Ternyata Lulusan Universitas Ternama

3 hari lalu

Fakta Baru Mutilasi Madiun, Pelaku Beli Mesin Pencacah dan Buat Tungku Pembakaran

4 hari lalu

Ditangkap di Jombang, Ini Tampang Suami Sadis Pembunuh Istri dan Anak di Madiun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal