Kronologi Pembunuhan Karyawati Bank Syariah di Tapteng, Gara-gara Uang Rp200.000

Stepanus Purba
Tim gabungan dari personel Satreskrim Polres Tapteng dan Polda Sumut saat mengamankan pasutri pembunuh karyawati salah satu bank syariah di Tapteng, Selasa (18/6/2019). (Foto: IST)

MEDAN, iNews.id – Petugas Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) mengungkap kematian Santi Devi Malau (26), karyawati salah satu bank syariah di kabupaten itu. Ironisnya, korban harus kehilangan nyawa hanya karena sempat menolak memberi pinjaman sebesar Rp200.000 kepada pasangan suami istri DP dan NN.

Kapolsek Pandan AKP Herry menjelaskan, kronologi pembunuhan sadis itu berawal saat pelaku laki-laki, DP mendatangi korban ke kamar kosnya, sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku bermaksud untuk meminjam uang sebesar Rp200.000.

Namun, korban menolak memberikan pinjaman karena tidak memiki uang sebesar yang diminta pelaku. “Kepada pelaku, korban mengaku hanya memiliki uang sebesar Rp22.000,” kata Herry, Rabu (19/6/2019).

Meskipun tidak mengantongi uang sebanyak itu, korban akhirnya meminta pelaku untuk menunggu dia sebentar untuk mengambil uang di ATM. Namun, pelaku yang sejak awal tidak percaya korban tidak punya uang sebesar Rp200.000, sudah punya niat buruk.

“Karena tidak percaya korban tidak memiliki uang, DP mencekik korban saat hendak pergi ke ATM. Tindakan ini sontak membuat korban berontak. Oleh pelaku, korban diseret ke kamar mandi dan mencekiknya hingga tewas,” kata Herry.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 jam lalu

Terungkap! Anak Perempuan Diduga Bunuh Ibu Kandung Pengidap Stroke di Ngawi Ternyata ODGJ

4 jam lalu

Ngawi Geger! Ibu Pengidap Stroke Tewas Bersimbah Darah Diduga Dibunuh Anak Perempuan

12 jam lalu

Wanita Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Pasuruan, Polisi Temukan Bukti Petunjuk di TKP

2 hari lalu

Siswi SMP di Nabire Tewas Dibakar, Mantan Pacar Remaja 14 Tahun Ditangkap 

3 hari lalu

Kapolres Mimika Buru Para Pelaku Pembunuhan di Kwamki Narama: Tak Ada Toleransi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal