Mengaku Dianiaya Oknum TNI, Lurah Perempuan di Pematangsiantar malah Minta Maaf

Dharma Setiawan
Lurah di Pematangsiantar, Walmaria Zaruhu memberikan keterangan terkait penganiayaan yang dialaminya usai diperiksa Denpom Pematangsiantar, Senin (23/8/2021). (Foto: iNews/Dharma Setiawan)

“Ibu itu telah menyampaikan permohonan maaf karena sebelumnya membawa nama Satgas Covid-19 dalam kasus dugaan penganiayaan oleh oknum anggota,” katanya.

Sondang Tanjung mengatakan, saat ini Denpom Pematangsiantar masih memeriksa JS, oknum anggoat TNI yang diduga melakukan penganiayaan terhadap lurah tersebut. Denpom juga masih mendalami motif dugaan pemukulan itu.

“Motifnya apa dan akar permasalahannya apa, itu masih didalami Denpom,” kata Kapenrem 022 Pantai Timur.

Sebelumnya sebuah video viral di media sosial. Seorang lurah perempuan mengaku dianiaya oknum anggota TNI di Pematangsiantar. Dalam keterangan video, dia menyebutkan oknum anggota TNI yang berdinas sebagai Babinsa di Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara itu menganiaya dirinya saat operasi yustisi Satgas Covid-19.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RSHS Siapkan Operasi Plastik untuk Korban Penyekapan di Bandung

57 tahun lalu

Viral Video di Taman Kota Kuningan, Pria Pukuli Selingkuhan Istri hingga Tewas

57 tahun lalu

RSHS Bandung Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Penyekapan Sadis 3 Tahun oleh Pacar

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Minta Polisi Segera Tangkap Penyekap dan Penganiaya Perempuan di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal