Saat penggerebekan, pelaku berinisal SP diduga sebagai bandar diamankan di salah satu rumah. Namun saat itu muncul seseorang yang mengaku tokoh masyarakat datang untuk menyaksikan penanangkapan.
Namun petugas BNN tidak memperbolehkannya mendekat karena lokasi sedang dilakukan sterilisasi. Saat itu terjadi dorong mendorong hingga pria yang mengaku tokoh masyarakat terjatuh.
Warga yang melihat hal itu tersulut emosi dan langsung menyerang anggota. Mereka melampiaskan amarah dengan merusak mobil dinas milik BNN. Dalam keribatan tersebut, pelaku diduga bandar narkoba yang sebelumnya sudah diamankan terpaksa dilepas akibat penyerangan massa.
Selanjutnya polisi bersenjata lengkap datang ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Mobil yang terbalik kemudian dikembalikan ke asalnya dan melakukan langkah-langkan tindakan kepolisian.