Kemudian, Umat Islam yang sedang sakit khususnya flu, batuk dan demam sebaiknya melaksanakan salat Idul Fitri di rumah saja bersama keluarga demi menjaga kesehatan diri dan kenyamanan serta kekhusyukan.
"Imam dan Khatib hendaknya memperpendek isi khotbah dengan tetap memperhatikan keabsahannya secara syariat. Serta menjaga agar tidak kontak fisik dengan orang lain seperti bersalaman dan berpelukan," ucapnya.
Khatib Idul Fitri agar memanjatkan doa pada khotbah yang kedua untuk keselamatan bangsa dan negara khususnya terbebas dari Pandemi Covid-19.
"Pelaksanaan takbir dan salat Idul Fitri dilaksanakan harus mematuhi protokoler kesehatan yang ketat dengan tetap memakai masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak," ucapnya.
Maratua mengingatkan kepada MUI kabupaten/kota se-Sumut agar membuat imbauan serupa. Selanjutnya imbauan tersebut disampaikan kepada masyarakat dengan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.