Partai Perindo Gelar Sekolah Politik di Medan, Perkuat Kader Muda Menuju Pemilu 2029

Tim iNews
DPD Partai Perindo Kota Medan menggelar pendidikan politik bagi seluruh kader menyongsong Pemilu 2029. (Foto: iNews)

MEDAN, iNews.id - Membangun kekuatan politik tidak cukup dilakukan saat tahapan pemilu dimulai. Kedekatan dengan masyarakat, jaringan sosial, integritas, dan keberanian bekerja sejak dini dinilai menjadi modal penting kader Partai Perindo menghadapi Pemilu 2029.

Arah kaderisasi tersebut mengemuka dalam pendidikan politik DPD Partai Perindo Kota Medan yang digelar, Sabtu (22/8/26).

Kegiatan yang dibuka Wakil Wali Kota Medan, Zakiyudin Harahap itu diikuti ratusan kader dari 21 kecamatan dengan materi organisasi, ideologi, strategi politik, komunikasi masyarakat hingga penguatan jaringan akar rumput.

Ketua DPD Partai Perindo Kota Medan, Dolly Sinaga mengatakan, pendidikan politik tidak boleh berhenti sebagai kegiatan formalitas. Pengetahuan yang diperoleh kader harus diterjemahkan dalam kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat setelah kembali ke tengah masyarakat.

"Ilmu yang diperoleh dalam pendidikan politik harus diterapkan dalam kerja-kerja politik setelah kader kembali ke tengah masyarakat," kata Dolly. 

Menurut Dolly, kader muda memiliki energi dan potensi besar untuk menjadi kekuatan baru Partai Perindo. Karena itu, kader yang berniat maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2029 diminta membangun kesiapan dan jaringan sejak jauh hari, bukan menunggu momentum pemilu.

"Keberanian untuk maju perlu dibangun sejak dini. Kader tidak seharusnya menunggu momentum pemilu baru mulai bekerja dan membangun jaringan," ujarnya.

Arah penguatan kader tersebut juga menjadi perhatian Sekretaris Wilayah Perindo Sumatera Utara Donna Yulietta Siagian. Menurut dia, kader di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) memiliki posisi penting sebagai ujung tombak partai dalam menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran Perindo di berbagai wilayah.

"Saya mengerti bagaimana teman-teman ini adalah ujung tombak dari Partai Perindo. Kalau tanpa mereka, nggak ada kedengaran Perindo di mana-mana," kata Donna dalam sambutannya.

Dia menilai pendidikan politik diperlukan untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat ideologi kader. Donna berharap pembekalan tersebut tidak hanya melahirkan kader yang siap menghadapi kontestasi politik, tetapi juga memiliki karakter dan integritas.

"Dan yang terakhir, supaya kita siap bertarung 2029. Siapkan kader-kader, tapi jadilah kader-kader yang merakyat. Jadilah politikus-politikus yang bersih," tegasnya.

Pesan tentang pentingnya membangun jaringan sejak dini juga disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap.

Dia mengingatkan kader Partai Perindo agar tidak menjadikan uang sebagai ukuran utama dalam memenangkan kontestasi politik karena dukungan masyarakat juga dapat dibangun melalui modal sosial.

"Jangan pernah berpikir segala sesuatunya uang," kata Zakiyudin dalam sambutannya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bantuan 1 Ton Beras untuk Korban Gempa di Desa Gera, Perindo Sikka Dorong Pemulihan Ekonomi

4 hari lalu

Bantu Korban Gempa, DPW Perindo NTT Buka Posko Bantuan Terpusat di 7 Kabupaten

4 hari lalu

Jalur Logistik Gempa NTT Mulai Dibuka, Bantuan Siap Disalurkan ke Wilayah Terisolasi

4 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Narkoba dalam Pod di Kafe Medan, 3 Remaja Ditangkap

4 hari lalu

Tangkal Pengaruh Miras, Legislator Perindo Bangun Memori Positif Pemuda di HUT Mapurujaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal