Pemerintah Larang Mudik, Perusahaan Bus di Medan Hentikan Operasional

Antara
Perusahaan Otobus (PO) Antar Lintas Sumatera (ALS) di Medan, Sumut. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)


Alwi mengatakan larangan mudik yang diterapkan pemerintah menjadi pukulan berat bagi perusahaan otobus dan juga para pekerjaan. Pasalnya, para sopir dan kernet harus kehilangan pencaharian akibat putusan tersebut. 

"Kami pun dalam kondisi sulit saat ini. Harapan para sopir kan di sinilah masa dia untuk ada hasil dibawa ke rumah. Tapi karena stop operasi kami tidak dapat apa-apa. Apalagi sopir belum mendapatkan bantuan dari pemerintah," ucapnya. 
 
Alwi berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan ekonomi kembali normal kembali sehingga dapat melakukan kehidupan yang baru.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

57 tahun lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

57 tahun lalu

6 Debt Collector Rampas Mobil di Medan, 2 Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

57 tahun lalu

Gudang Ekspedisi di Medan Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

Bahagia di Hari Raya! 1.381 Napi DIY Dapat Remisi Idul Fitri, 17 Langsung Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal