Penjelasan Polsek Sunggal terkait Kematian Salah Satu Tahanan

Stepanus Purba
ilustrasi korban meninggal (istimewa)

MEDAN, iNews.id - Kepolisian angkat bicara terkait kematian salah satu tahanan di Mapolsek Sunggal. Polsek Sunggal menegaskan kematian dari JDK alias Joko bukan karena mendapatkan penganiayaan dari petugas.

Kanit Reskrim Polsek SUnggal, AKP Budiman Simanjuntak mengatakan JDK alias Joko merupakan tahanan Polsek Sunggal terkait kasus pencurian dengan kekerasan dengan berpura-pura menajdi petugas. Sebelum meninggal dunia, JDK mengaku mengalami sakit di bagian lambung dan kepala pada 23 September 2020 lalu.

"Petugas kemudian membawa JDK ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, korban diberikan obat oleh petugas medis dan selanjutnya dikembalikan ke Mapolsek Sunggal," kata Budiman Simanjuntak, Selasa (6/10/2020).

Pada 25 September 2020, JDK kembali mengeluh sakit. Petugas kemudian membawa JDK ke RS Bhayangkara untuk diperiksa kembali. Petugas medis kemudian meminta JDK untuk dirawat di RS Bhayangkara.

"Korban saat itu dirawat selama tiga hari hingga tanggal 28 September 2020. Saat dirawat inap, JDK ditemani oleh pihak keluarga," ujarnya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
2 hari lalu

17 Siswa SD di Medan Muntah Usai Santap MBG, Guru Panik

12 hari lalu

2 Pelaku Jambret HP Wanita Pemesan Ojol di Medan Ditembak usai Lawan Petugas

20 hari lalu

Terdakwa Pembakar Mobil Kades Hoho Alkaf Ditemukan Tewas di Sel Rutan Banjarnegara

20 hari lalu

Gembong Curanmor 20 TKP di Medan Ditembak Polisi usai Coba Kabur

21 hari lalu

DJ di Medan Ditangkap Bawa 100 Vape Narkoba, Polisi Buru 2 Pemasok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal