NIAS, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi akhirnya angkat bicara terkait wacana penerapan wisata halal di kawasan Danau Toba.
Edy mengatakan, isu yang beredar di media sosial terkait konsep wisata halal di kawasan Danau Toba dipelintir oleh sejumlah pihak sehingga menjadi polemik.
Mantan Pangkostrad itu menuturkan, kawasan Danau Toba adalah kawasan wisata yang terbuka untuk semua pihak tanpa memandang agama, suku, dan asal negara.
Edy menjelaskan, dirinya hanya meminta kepada seluruh rumah makan khususnya para pengusaha rumah makan yang beragama Islam untuk menuliskan label halal di rumah makan.
"Jadi bukan semua rumah makan itu harus halal. Jadi kita hanya ingin memberikan kemudahan bagi para wisatawan kita," ucap Edy di sela-sela rapat persiapan Sail Nias, Selasa (3/9/2019).