Polisi Profiling Pelaku Begal di Medan, Ternyata Begini Hasilnya

Wahyudi Aulia Siregar
Ketua Tim Psikologi Polda Sumut AKP Zulhafni saat memeriksa pelaku begal di Medan. (foto: Polda Sumut)

Namun keinginan untuk pengakuan eksistensi terhadap diri mereka pada jalur menyimpang. Ada rasa bangga terhadap statusnya sebagai begal atau kejahatan jalanan.

Hal ini membuat mereka merasa lebih dari orang lain, tidak ada yang ditakuti sehingga ketika dihadapkan pada permasalahan dengan orang lain, rasa egonya muncul.

Zulhafni menambahkan, kondisi ini membuat mereka merasa superior dan menjadikan perilakunya muncul secara spontan tanpa dipertimbangkan akibatnya terlebih dahulu bagi dirinya dan lingkungan sekitar.

Menurut Zulhafni, kesimpulan dari hasil pemeriksaan secara psikologis, peristiwa pencurian dengan kekerasan atau begal ini terjadi karena mereka ingin menunjukkan eksistensinya.

"Namun tanpa disertai pertimbangan yang matang dan dampak yang ditimbulkan karena sikap kedewasaan yang belum terbentuk secara penuh atau Immature,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya

5 hari lalu

Polisi Tangkap Kurir Narkoba Bawa Sabu 24 Kg, Sempat Kejar-kejaran 12 Km di Tol Kisaran

7 hari lalu

Terekam CCTV! Pemuda di Semarang Diserang Celurit lalu HP Dirampas di Depan Rumah

7 hari lalu

Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Sabu Hampir 1 Ton

11 hari lalu

Unduh lalu Manipulasi Foto IG Jadi Pornografi AI, Warga Sumut Terancam 10 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal