Polisi menyebut narkoba tersebut dipasok ke Indonesia melalui jalur tikus di kawasan Tanjung Balai. Saat ditangkap, MG diketahui sedang menunggu instruksi untuk mendistribusikan barang tersebut.
"Keberadaan pelaku di hotel untuk menunggu arahan dari sang pengendali, yang diduga berada di Malaysia, untuk mendistribusikan narkoba ke sejumlah tempat," ucapnya.
Saat ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih mengembangkan penyelidikan. Polisi memburu teman kuliah MG yang diduga menjadi pemasok barang.
Selain itu, polisi juga mengejar pengendali utama jaringan tersebut yang diduga berada di Malaysia. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai peredaran narkoba jaringan internasional.