Predator Seksual di Deliserdang Bebas Berkeliaran, Keluarga Korban Resah

Stepanus Purba
Ilustrasi pencabulan anak. (Foto: Istimewa)

Dari pengakuan korban, aksi bejat pelaku sudah berlangsung sejak Agustus 2020. Pelaku menjalankan aksi di rumah yang berjarak empat blok dari rumah korban.

"Rupanya sudah lima kali diajak ke rumahnya, cuma berkali-kali gagal. Di bulan Agustus akhir dan awal September tersangka melakukan di rumahnya, empat blok dari rumah kami," ucapnya.

Bahkan, anaknya telah diminta untuk melakukan visum di RSUD dr Pirngadi pada 15 September 2020 dan hasilnya benar anaknya telah luka kemaluannya. Ibu korban menyayangkan hingga hari ini hasil visum tersebut masih ditahan dan prosesnya sudah terlalu lama.

"Setelah kejadian saya laporkan ke Polsek Percut Sei Tuan, kami disuruh visum tanggal 15 September 2020 di RSUD dr Pirngadi hasil positif anakku memang luka kemaluannya," ujarnya.

Keluarga korban kecewa karena pelaku saat ini masih bebas berkeliaran. Tak hanya itu, korban juga pernah terlihat pergi ke warung sebanyak dua kali.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

11 Mantan Santriwati di Kukar Laporkan Pengasuh Ponpes ke Polisi terkait Kasus Pencabulan

57 tahun lalu

Oknum Guru SD di Muna Barat Dijebloskan ke Tahanan, Diduga Cabuli Sejumlah Siswi

57 tahun lalu

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal