Puluhan Buruh Geruduk Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumut terkait Dugaan Korupsi Rp43 Triliun

Stepanus Purba
Puluhan buruh yang tergabung dalam FSPMI menggelar unjuk rasa di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumut, Kamis (18/2/2021). (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id - Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatra Utara (Sumut) berunjuk rasa di depan kantor wilayah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sumut, Kamis (18/2/2021). Aksi puluhan buruh ini meminta dugaan korupsi sebesar Rp43 triliun di BPJS Ketenagakerjaan untuk diungkap. 

Sekretaris FSPMI Sumut, Toni Erikson dalam orasi meminta para pelaku yang diduga mengambil uang para pekerja untuk segera diadili. 

"Tangkap dan adili para pelakunya dan segera proses ke meja hijau, dan kembalikan uang buruh seutuhnya. Selamatkan uang buruh dari korupsi," kata Erikson dalam orasinya. 

Erikson mengatakan dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan sudah diungkap oleh Jaksa Agung pada pertengahan Januari 2021 lalu. Namun hingga saat ini, belum perkembangan terkait dugaan kasus dugaan mega korupsi tersebut. 

"Sampai hari ini belum ada perkembangan tentang penyelidikan ini, apakah benar dugaan korupsi ini dilakukan pihak BPJS Ketenagakerjaan," ujar Erikson.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Buruh Korban PHK Blokade Jalan Nasional Mojokerto, Tuntut Upah 3 Bulan Dibayar

57 tahun lalu

Jadi Tersangka Korupsi, Kadis Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal